Bismillah,
Hidup Damai Tanpa Berpikir Berlebihan Bab 6.
Hola sahabat lendyagasshi.
Dijelaskan dalam bab 6 yakni bab terakhir dari Buku Hidup Damai Tanpa Berpikir Berlebihan oleh sudut pandang penulis yang melihat keseharian Dokter Tsuneko. Sang penulis yang juga berprofesi sebagai psikiater adalah "murid" sekaligus orang yang kagum dengan Dokter Tsuneko.
Penulis Buku Hidup Damai Tanpa Berpikir Berlebihan adalah Hiromi Okuda. Pertemuan dengan Dokter Tsuneko saat sedang bertugas di salah satu rumah sakit di perfektut Nara. Di sini, Sang Penulis sedang mengalami kegundahan hati dengan masalah keluarga, dimana ia sedang menjalani pelatihan hospis, namun terpaksa berhenti karena hamil dan memiliki anak.
Setelah memiliki anak, tentu merawat dan membesarkan. Kegalauan yang sama ketika kita memiliki anak dan dituntut untuk tetap bisa kembali di dunia kerja. Kegundahan lain adalah Sang Penulis bertugas di bagian manula, dimana bagian ini bersebelahan dengan bagian sakit jiwa.
Lalu Dokter Tsuneko berhasil meyakinkan Sang Penulis untuk menjadi seorang psikiatri saja, karena akan banyak pengalaman-pengalaman hidup yang bisa diambil dari merawat orang lain dari sisi kejiwaan. Dan Sang Penulis pun setuju.
